• img
Bahasa Sunda cepat punah dibanding Bahasa BaliBahasa Sunda cepat punah dibanding Bahasa Bali - Bahasa Sunda diperkirakan akan lebih cepat punah dibandingkan dengan bahasa Bali. Tetapi bahasa Sunda akan lebih bertahan dibandingkan dengan bahasa Jawa, walaupun jumlah penutur bahasa Jawa lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penutur bahasa Sunda.Hal itu disampaikan Drs. Mustakim, M.Hum dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada seminar "Mieling Poe Basa Indung Sadunya" yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Bandung, di Padepokan Seni "Mayang Sunda", Jln. Peta, Bandung

Kondisi itu terjadi, kata Mustakim, karena dari 8 bahasa daerah yang menggambarkan laju kepunahannya adalah sebagai berikutt, bahasa Batak 9.8 persen, bahasa Bugis 8.8 persen, bahasa Minang 7.6 persen, bahasa Jawa 4.1 persen, bahasa Sunda 3.9 persen, bahasa Banjar 2.5 persen, bahasa Madura 2.2 persen, dan bahasa Bali 2.1 persen. Prosentase itu menunjukkan prosentase penutur yang tidak lagi menggunakan bahasa daerahnya.

"Semakin tinggi prosentasi penutur tidak lagi menggunakan bahasa daerahnya, semakin tinggi laju kepuahannya," demikian Mustakin.

Bahasa Sunda lebih cepat laju kepunhan dibandingkan dengan bahasa Bali karena bahasa Bali didukung oleh seni budaya daerah yang gunakan bahasa bali. Itu artinya, kalau bahasa Sunda ingin bertahan kokoh maka seni budaya Sunda harus tetap dibina, dikembangkan, dan dilestarikan agar memperkuat ranah penggunakan bahasa Sunda.

Sementara alasan bahasa Sunda lebih rendah laju kepunahannya dibandingkan dengan bahasa Jawa karena didukung oleh banyaknya buku-buku juga surat kabar terbitan berbahasa Sunda. Di Jawa kata Mustakim, pernah ada media berbahasa Jawa "Mekar Sari" tetapi tidak bertahan dan akhirnya menjadi suplemen surat kabar "Kedaulatan Rakyat".Alasan lain terjadi punahnya daerah adalah para penutur muda yang sudah tidak mau lagi menggunakan bahasa daerah. Bahasa daerah dianggap kampungan dan "ndeso". Padahal semakin sedikit jumlah penutur, semakin mempercapat kepunahan bahasa daerah itu.

Kemungkinan yang terjadi ke depan, lanjut dia, bahasa daerah yang akan bertahan justru bahasa "selancaran" atau bahasa "ngoko" (bahasa Jawa) atau bahasa "cohag" (bahasa Sunda). Yang notabene tergolong ke dalam bahasa kasar. Satu-satunya untuk menahan laju kepunahan dan menjadi benteng terakhir bahasa daerah adalah keluarga.
Source: portalbandung.com
Singkatan dalam Bahasa Gaul

Penggemar chatting pasti sering menggunakan bahasa prokem/bahasa slang/bahasa gaul, Bahkan SMS pun kadang kita menggunakan bahasa ini, Apa sih bahasa slang itu sebenarnya? secara umum bahasa slang bisa diartikan dengan bahasa yang tidak resmi atau tidak baku sifatnya bisa sementara, tapi tidak selalu. Bahasa ini bisa diartikan juga dengan bahasa gaul biasanya merupakan singkatan. nah supaya gak ketinggalan zaman,apalgi kalau chatting di YM ada yang nanya asl aja gak tahu waduh..cape de..So mari kita lihat beberapa contoh bahasa ABG ini. cuma IDK everything, aku translit apa yang aku tahu aja. kalau ada yang salah mohon maaf ya. aku gak mahir bahasa asing soalnya.

Beberapa istilah adalah istilah yang juga digunakan dalam dunia Perdomainan seperti BIN, SOLD, regfee dll.

  • AAMOF – As A Matter Of Fact = Faktanya
  • ATM – At The Moment = Saat ini
  • AFK – Away From Keyboard = Tidak berada di depan kompi
  • BIN – Buy It Now = Beli sekarang juga
  • BOT – Back On Topic = Kembali ke pokok masalah
  • BRB – Be Right Back = Aku segera kembali
  • BTW – By The Way = Monk-ngomonks
  • DND – Do Not Disturb = Jangan ganggu (banci..he..he)
  • FS – For Sale = Untuk Jual
  • FYI – For Your Information = Cuma Sekedar info
  • HTH – Hope That Helps = Semoga membantu
  • IDK – I Don’t Know = Wah Gak tahu
  • IIRC – If I Recall Correctly = jika saya benar menghubungi
  • IMHO – In My Humble Opinion = Cuma opini saya
  • IMO – In My Opinion = Idem x ya kyk di atas :)
  • IOW – In Other Words = Dengan kata lain
  • IRL – In Real Life = Dalam kehidupan sebenarnya
  • JK – Just Kidding = Bercanda kok
  • LM(F)AO – Laughing My (F*CENCORED) Ass Off = (Waduh gak bisa diartiin NI!!)
  • LMK – Let Me Know = Beri tahu saya
  • LOL – Laugh Out Loud = Tertawa terbahak-bahak
  • OBO – Or Best Offer = Atau penawaran terbaik
  • ONO – Or Near Offer = Atau penawaran yang paling mendekati (Wajar)
  • OP – Original Poster = Artikel asli oleh
  • OTOH – On The Other Hand = Di tangan lain (Phrasa untuk jika orang..)
  • PM ME – Private Message Me = kirim pesan pribadi untuk saya
  • PPL – People = orang
  • REG – Regular/Register = Daftar/registrasi
  • REP ADDED – Reputation Added – More Info = Reputasi anda Saya tambah
  • REGFEE – Registration Fee = Biaya untuk registrasi
  • RL – Real Life = Kehidupan nyata
  • SIG – Signature = Tanda tangan
  • SOLD = Saya beli!! (Istilah pada jual beli domain yang di buka untuk umum-Bin digunakan)
  • STW – Search The Web = Cari di internet
  • THX – Thanks = makasi
  • TLD – Top Level Domain = Domain tingkat atas (maksudnya domain yg berektensikan .com,.net,.org,)
  • TM – Trade Mark (merk dagang)
  • WB – Welcome Back = Selamat datang lagi
  • WTB – Want To Buy = mau beli
  • WTG – Way To Go = mau pergi
  • YW – Your Welcome = sama-sama(thanx)
Source: www.ranyliq.com
BAHASA bisa dibilang merupakan salah satu anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada manusia. Bayangkan jika di dunia ini tidak ada bahasa atau hanya ada 1 bahasa saja, apakah mungkin para ilmuwan bisa menciptakan penemuan-penemuan penting? Lalu, ada berapa sebenarnya jumlah bahasa di dunia? Menurut Ethnologue, saat ini ada sekitar 6.912 bahasa yang dituturkan orang di seluruh dunia. Jumlah ini tentu saja masih diragukan keakuratannya karena tiap hari ada bahasa baru yang mungkin muncul, sebaliknya ada pula bahasa yang punah. Kita sebagai orang Indonesia bolehlah sedikit berbangga karena  ternyata bahasa Indonesia masuk dalam 10 besar bahasa yang memiliki  jumlah penutur terbanyak di dunia. Hmmm....jadi ada berapa banyak jumlah penutur bahasa Indonesia? Jawabannya, silahkan ikuti daftar 10 besar bahasa yang paling banyak digunakan di dunia yang dimulai dari urutan:

1. Bahasa Mandarin

10 bahasa besar dunia, 10 bahasa dengan pengguna terbanyak, 10 bahasa internasional, peringkat bahasa, jumlah pengguna bahasa di dunia, sejarah bahasa mandarin, peta pengguna bahasa, bahasa-bahasa internasional

Tak salah lagi, Bahasa Mandarin adalah bahasa yang paling banyak dituturkan orang di seluruh dunia. Jumlah penduduk di China/Tiongkok saat ini diperkirakan hampir mencapai 1,4 milyar juta jiwa. Dari jumlah ini, semuanya diwajibkan bertutur kata resmi dalam satu bahasa yaitu Bahasa Mandarin. Belum lagi, para imigran Tionghoa di berbagai penjuru dunia yang setia menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa sehari-harinya.

Asal-usul kata Mandarin

Kata mandarin dalam bahasa Indonesia sendiri sepertinya diserap dari bahasa Inggris yang mendeskripsikan bahasa Cina juga sebagai bahasa Mandarin. Namun sebenarnya, kata Mandarin ini diserap bahasa Inggris dari bahasa Cina sendiri. Mandarin secara harfiah berasal dari sebutan orang asing kepada pembesar-pembesar Dinasti Qing di zaman dulu. Dinasti Qing adalah dinasti yang didirikan oleh suku Manchu, sehingga pembesar-pembesar kekaisaran biasanya disebut sebagai Mandaren (Hanzi: 滿大人) yang berarti Yang Mulia Manchu. Dari sini, bahasa yang digunakan oleh para pejabat Manchu waktu itu juga disebut sebagai bahasa Mandaren. Penulisannya berevolusi menjadi Mandarin di kemudian hari.

  • Jumlah penutur: sekitar 1,5 milyar jiwa.
  • Jenis aksara: Karakter Cina
  • Negara penutur: Cina dan komunitas keturunan Cina lainnya di seluruh dunia. Bahasa resmi PBB.
  • Untuk menyapa dalam bahasa Mandarin, ucapkan "Ni hao" (Nee HaOW)
Referensi: (1), (2), (3)

2. Bahasa Inggris

10 bahasa besar dunia, 10 bahasa dengan pengguna terbanyak, 10 bahasa internasional, peringkat bahasa, jumlah pengguna bahasa di dunia, sejarah bahasa mandarin, peta pengguna bahasa, bahasa-bahasa internasional

Nah, ini dia bahasa paling populer di dunia sekaligus bahasa yang paling banyak diadopsi menjadi bahasa resmi di beberapa negara dan organisasi internasional. Tercatat ada 53 negara dan 10 organisasi internasional yang memakai bahasa Inggris sebagai bahasa resmi. Selain itu, hampir semua negara di dunia menerapkan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua setelah bahasa nasionalnya masing-masing.

  • Jumlah penutur: sekitar 500 juta jiwa
  • Jenis aksara: Latin
  • Negara penutur: Inggris Raya, AS, Afrika Selatan, Antigua & Barbuda, Australia, Bahama, Bangladesh, Barbados, Belize, Botswana, Brunei Darussalam,  Dominika, Ethiopia, Eritrea, Fiji, Filipina, Gambia, Ghana, Grenada, Guyana, Hong Kong, India, Irlandia, Jamaika, Kamerun, Kanada, Kenya, Kiribati, Lesotho, Liberia, Malawi, Maladewa, Malta, Marshall Kepulauan, Maritius, Micronesia, Namibia, Nauru, Nigeria, Pakistan, Palau, Papua Nugini, Rwanda, Saint Kitts & Nevs, Saint Lucia, Saint Vincent & Grenada, Samoa, Selandia Baru, Seychelles, Sierra Leone, Singapura, Solomon Kepulauan, Somalia, Sri Lanka, Swaziland, Tanzania, Tonga, Trinidad & Tobago, Tuvalu, Uganda, Vanuatu, Zambia, Zimbabwe. Organisasi Internasional: PBB, Uni Eropa, Persemakmuran, CoE, NATO, NAFTA, OAS, OIC, PIF, UKUSA, dll.
  • Untuk menyapa dalam bahasa Inggris, ucapkan: F*** U.
Referensi: (1)

3. Bahasa Hindi

10 bahasa besar dunia, 10 bahasa dengan pengguna terbanyak, 10 bahasa internasional, peringkat bahasa, jumlah pengguna bahasa di dunia, sejarah bahasa mandarin, peta pengguna bahasa, bahasa-bahasa internasional

India memang unik! Bayangkan saja, negara ini punya penduduk terbanyak kedua di dunia, film-film Bollywood, Taj Mahal, Raja Asoka yang Agung, Mahatma Gandhi.... ehh, ternyata India tidak memiliki bahasa nasional resmi. Bahasa Hindi yang dituturkan oleh sebagian besar masyarakat India hanya diakui sebagai bahasa resmi sehari-hari bersama bahasa Inggris dan bukan sebagai bahasa nasional oleh konsitusinya.

  • Jumlah penutur: sekitar 497 juta
  • Jenis aksara: Devanagari
  • Negara penutur: India, AS (100.000 jiwa), Mauritius (685.170 jiwa), Afrika Selatan (890.292), Yaman (232.760 jiwa), Uganda (147.000 jiwa), Singapura (5.000 jiwa), Selandia Baru (20.000 jiwa), Jerman (30.000 jiwa), Fiji, Nepal, Suriname, Trinidad & Tobago, Guyana dan Uni Emirat Arab.
  • Untuk menyapa dalam bahasa Hindi, ucapkan “Namaste” (Nah-MAH-stay).
Referensi: (1), (2), (3), (4)

4. Bahasa Spanyol

10 bahasa besar dunia, 10 bahasa dengan pengguna terbanyak, 10 bahasa internasional, peringkat bahasa, jumlah pengguna bahasa di dunia, sejarah bahasa mandarin, peta pengguna bahasa, bahasa-bahasa internasional

Setelah Portugal menguasai jalur-jalur maritim di Asia, Afrika dan Amerika pada abad ke 15, gantian Spanyol yang mendominasi wilayah-wilayah tersebut sejak abad ke 16 dan 17. Akibatnya, banyak kebudayaan Spanyol yang tertancap kuat di sana. Saat ini, Bahasa Spanyol banyak dipakai sebagai bahasa resmi negara-negara di Amerika Tengah dan Selatan. Selain itu, bahasa Spanyol juga banyak dituturkan di beberapa negara bagian Amerika Serikat yang berbatasan dengan Meksiko. Bahkan beberapa kosa kata bahasa Inggris dipinjam dari bahasa Spanyol seperti tornado, bonanza, patio, quesadilla, Enchilada, dan taco grande supreme, dll.

  • Jumlah penutur: sekitar 400 juta
  • Jenis aksara: Latin
  • Negara penutur: Spanyol, Argentina, Bolivia, Chile, Dominican Republic, Ecuador, El Salvador, Guinea Katulistiwa, Guatemala, Honduras, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Mexico, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Puerto Rico, Uruguay, Venezuela
  • Untuk menyapa dalam bahasa Spanyol, ucapkan: “Hola”.
Referensi: (1)

5. Bahasa Arab

10 bahasa besar dunia, 10 bahasa dengan pengguna terbanyak, 10 bahasa internasional, peringkat bahasa, jumlah pengguna bahasa di dunia, sejarah bahasa mandarin, peta pengguna bahasa, bahasa-bahasa internasional

Bahasa Arab adalah salah satu bahasa tertua di dunia dan merupakan bahasa yang digunakan dalam Al Qur’an. Bahasa Arab banyak meminjamkan kosa katanya ke sejumlah bahasa di Eropa utamanya bahasa Spanyol, Portugis dan Sisilia. Bahasa Arab, seperti juga bahasa Ibrani dan Persia memakai sistem penulisan aksara dari kanan ke kiri. Sejak tahun 1974, bahasa Arab digunakan sebagai salah satu bahasa resmi di PBB.

  • Jumlah penutur: sekitar 300 juta orang
  • Jenis aksara: Arab
  • Negara penutur: Arab Saudi, Aljazair, Bahrain, Chad, Komoro, Djibouti, Mesir, Eritrea, Irak, Israel, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Maroko, Niger, Oman, Palestina, Qatar, Somalia, Sudan, Syria, Tunisia, Uni Emirat Arab, Sahara Barat, Yaman, Mauritania, Senegal, Mali. Bahasa resmi PBB
  • Untuk menyapa dalam bahasa Arab, ucapkan; Assalammualaikum Wr Wb.
Referensi: (1)

6. Bahasa Rusia

10 bahasa besar dunia, 10 bahasa dengan pengguna terbanyak, 10 bahasa internasional, peringkat bahasa, jumlah pengguna bahasa di dunia, sejarah bahasa mandarin, peta pengguna bahasa, bahasa-bahasa internasional

Mikhail Gorbachev, Vladimir Putin, Roman Abramovich, Anna Kournikova, dan si cantik Maria Sharapova adalah para penutur bahasa Rusia yang kita sudah kenal lewat berbagai pemberitaan media. Namun, selain mereka tentu saja ada 270-an juta orang lainnya yang menggunakan bahasa Rusia sebagai bahasa resmi.

  • Jumlah penutur: sekitar 278 juta jiwa
  • Jenis aksara: Cyrillic
  • Negara penutur: Rusia, Belarusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Moldova. Bahasa resmi PBB
  • Untuk menyapa dalam bahasa Rusia, ucapkan: “Zdravstvuite” (ZDRAST-vet-yah).
Referensi: (1)

7. Bahasa Melayu  (termasuk Bahasa Indonesia)

10 bahasa besar dunia, 10 bahasa dengan pengguna terbanyak, 10 bahasa internasional, peringkat bahasa, jumlah pengguna bahasa di dunia, sejarah bahasa mandarin, peta pengguna bahasa, bahasa-bahasa internasional

Nah, ini dia yang ditunggu-tunggu...  Bahasa Indonesia yang termasuk dalam rumpun bahasa Melayu ternyata berada pada urutan ke 7 dengan jumlah penutur sekitar 259 juta orang. Hitungan kasar ini didapatkan dari perkiraan jumlah penduduk Indonesia tahun 2009 yang mencapai 230 juta jiwa ditambah penduduk Malaysia 28 juta, penduduk Brunei 388 ribu serta sebagian kecil penduduk Thailand, Singapura dan Timor Timur. Jumlah ini mungkin bisa bertambah karena sejak tahun 2007 Bahasa Indonesia telah ditetapkan sebagai bahasa resmi kedua di Vietnam.

Fakta menarik tentang bahasa Indonesia:

  • Bahasa Indonesia menduduki peringkat 3 di Asia dan peringkat ke 26 di dunia dalam hal Tata bahasa terumit di dunia.
  • Bahasa Indonesia juga mendunia di dunia maya, buktinya wikipedia berbahasa Indonesia telah menduduki  peringkat 26 dari 250 wikipedia berbahasa asing di dunia dan peringkat 3 di Asia setelah bahasa Jepang dan Mandarin, selain itu bahasa Indonesia menjadi bahasa ke 3 yang paling banyak digunakan dalam postingan blog di wordpress.
Referensi: (1), (2), (3), (4)

8. Bahasa Portugis

10 bahasa besar dunia, 10 bahasa dengan pengguna terbanyak, 10 bahasa internasional, peringkat bahasa, jumlah pengguna bahasa di dunia, sejarah bahasa mandarin, peta pengguna bahasa, bahasa-bahasa internasional

Portugal memang hanyalah sebuah negara yang kecil dan bisa dikatakan salah satu negara miskin di Eropa. Namun pada abad ke 15, Portugal merupakan bangsa yang besar karena merekalah yang pertama-tama melakukan penjelajahan maritim ke berbagai penjuru dunia. Berkat jasa para penjelajah seperti Vasco da Gama, Henry the Navigator, Afonso de Albuquerque dan Pedro Álvares Cabral, Portugal menguasai wilayah-wilayah penting di Asia, Afrika dan Amerika Selatan dan kemudian menanamkan pengaruh kebudayaannya di sana.

  • Jumlah penutur: sekitar 240 juta jiwa
  • Jenis Aksara: Latin
  • Negara Penutur: Portugal, Brazil, Angola, Cape Verde, Timor Timur, Guinea-Bissau, Makau, Mozambique, São Tomé e Príncipe.
  • Untuk menyapa dalam bahasa Portugis, ucapkan: “Bom dia” (Bohn DEE-ah).
Referensi: (1)

9. Bahasa Bengali

10 bahasa besar dunia, 10 bahasa dengan pengguna terbanyak, 10 bahasa internasional, peringkat bahasa, jumlah pengguna bahasa di dunia, sejarah bahasa mandarin, peta pengguna bahasa, bahasa-bahasa internasional

Bangladesh adalah sebuah negara dengan wilayah geografis yang kecil, tapi jumlah penduduknya mencapai 162 juta orang. Bahasa resmi Bangladesh adalah Bahasa Bengali. Karena wilayah Bangladesh hampir seluruhnya berbatasan dengan India maka jumlah penutur bahasa Bengali meluas hingga ke beberapa wilayah India.

  • Jumlah penutur: Sekitar 230 juta jiwa
  • Jenis Aksara: Bengali
  • Negara Penutur: Bangladesh, India
  • Untuk menyapa dalam bahasa Bengali, katakan “Ei Je” (EYE-jay).
Referensi: (1)

10. Bahasa Perancis

10 bahasa besar dunia, 10 bahasa dengan pengguna terbanyak, 10 bahasa internasional, peringkat bahasa, jumlah pengguna bahasa di dunia, sejarah bahasa mandarin, peta pengguna bahasa, bahasa-bahasa internasional

Bahasa yang sering disebut-sebut sebagai bahasa paling romantis di dunia ini selain digunakan di Perancis juga menjadi bahasa resmi di beberapa negara yang pernah dijajahnya. Bahasa Perancis juga adalah salah satu bahasa resmi di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) selain bahasa Inggris, Mandarin, Rusia, Spanyol dan Arab.

  • Jumlah penutur: sekitar 200 juta jiwa
  • Jenis Aksara: Latin
  • Negara Penutur: Perancis,  Monaco, Kanada, Swiss, Belgia, Luxemburg, Benin, Burkina Faso, Burundi, Kamerun, Afrika Tengah, Chad, Komoro, Kongo/Zaire, Pantai Gading, Djibouti, Guinea, Guinea Katulistiwa, Gabon, Guernsey, Madagaskar, Mali, Mauritius, Niger, Rwanda, Senegal, Seychelles, Togo, Haiti, Lebanon, Kaledonia Baru, Vanuatu. Polynesia, Martinique, Guadalupe. Bahasa resmi PBB.
  • Untuk menyapa dalam bahasa Perancis, ucapkan: "Bonjour" (bone-JOOR).
Referensi: (1)

Disclaimer: Daftar di atas mungkin tidak akurat dan up-to-date karena hanya berdasarkan riset pribadi.
Source: www.asal-usul.com
10 Bahasa Terlangka di Dunia
Bahasa memainkan peran besar dalam kehidupan setiap orang, meskipun kadang kita tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Bahasa adalah alat berkomunikasi yang nyata dibutuhkan. Bayangkan jika di dunia tidak ada bahasa, atau anda tidak menguasai sebuah bahasapun, atau semua orang disekitarmu berbahasa asing semua — hanya anda yang mengerti bahasa anda sendiri di dunia ini!.

PBB menyatakan bahwa rata-rata, sebuah bahasa lenyap setiap dua minggu. Di seluruh dunia, hampir 6.000-an bahasa terancam kepunahan. Bahasa ini dengan cepat menghilang karena alasan seperti mereka memakai bahasa tersebut mati, kemudian juga telah terintegrasi dengan bahasa lain. Faktanya bahwa ada bahasa-bahasa yang lebih menonjol daripada yang lain, dan di dunia sekarang ini orang memandang penting untuk mempelajari bahasa populer lainnya, sehingga melupakan bahasa aslinya. Sangat ngeri membayangkan bahwa kematian sebuah bahasa berarti kematian suatu budaya.

Dari 10 bahasa paling langka dan terancam punah dari seluruh dunia, tahukah anda bahwa bahasa yang hampir punah ini juga ada di Indonesia :

1. Chamicuro (Chamekolo, Chamicolo, Chamicura)
Seluruh dunia hanya ada 8 orang yang berbicara Chamicuro, menurut sebuah studi 2008. Bahasa ini umumnya digunakan di Peru dan saat ini dianggap kritis, karena sebagian besar dari orang-orang yang berbicara bahsa ini sudah tua-tua. Tidak ada lagi anak yang berbicara Chamicuro karena daerah ini telah menggunakan bahasa Spanyol sebgai bahasa harian mereka. Namun, mereka yang berbicara bahasa ini mampu mengembangkan sebuah kamus istilah mereka. Jika Anda ingin tahu bagaimana mengatakan beberapa hewan di Chamicuro, gunakan ini: kawali (kuda,) polyo (ayam,) Pato (bebek,) katujkana (monyet,) ma’nali (anjing,) mishi (kucing,) waka (sapi.)

2. Dumi (Dumi Bo’o, Bro Dumi, Lsi Rai, Ro’do Bo ‘, Sotmali)
Dumi, biasanya digunakan di daerah dekat sungai Tekan dan Rava, Nepal. Juga diucapkan di wilayah pegunungan Kabupaten Khotang yang terletak di Nepal timur. Ini adalah bahasa Kiranti, bagian dari rumpun bahasa Tibeto-Burman. Dengan hanya 8 orang berbicara itu di tahun 2007, bahasa ini dianggap kritis dan terancam punah.

3. Ongota / Birale
Pada tahun 2008, bahasa Ongota hanya dipakai oleh 6 orang penutur asli, semuanya sudah berusia lanjut. Hal ini membuat bahasa ini kritis dan terancam punah. Namun, tidak seperti kebanyakan bahasa yang menghilang, sebenarnya ada seorang profesor di Universitas Addis Ababa di Ethiopia yang melakukan studi bahasa Ongota. Dia menyimpulkan bahwa bahasa ini mengikuti struktur subyek, obyek, dan kata kerja. Ongota adalah bahasa Afro-Asia yang diucapkan di Ethiopia di tepi barat Sungai Weito di sebuah desa kecil.

4. Liki (Moar)
Liki adalah bahasa kritis yang diucapkan di luar kepulauan pantai utara Sarmi, Kabupaten Jayapura, dan Kecamatan Sarmi (?) , yang semuanya berada di Indonesia. Pada tahun 2007, studi menunjukkan bahwa hanya 5 orang berbicara bahasa tersebut. Di masa lalu, bahasa ini dituturkan oleh para pejabat gereja lokal yang tinggal di wilayah tersebut. Bahasa ini berasal dari gabungan bahasa Austronesia, Malayo-Polynesia, Timur Tengah, Timur Malayo-Polynesia, Kelautan, Barat Kelautan, North New Guinea, Sarmi-Jayapura Bay, dan Sarmi.

5. Tanema (Tanima, Tetawo)
Di Kepulauan Solomon, bahasa Tanema ini pernah digunakan di tempat-tempat seperti Pulau Vanikolo, Temotu Propinsi dan di sebuah desa Emua. Saat ini, bahasa ini hanya dituturkan oleh 4 orang saja menurut penelitian pada tahun 2008. Tanema adalah bahasa campuran Austronesia dan juga Melayu-Polinesia Tengah-Timur, dan Kelautan. Banyak dari mereka yang pernah berbicara Tanema telah beralih ke bahasa Pijin atau Teanu, keduanya merupakan bahasa yang sangat populer di kawasan ini. Ingin belajar bahasa Tanema? Cobalah: wekini (untuk mengaktifkan), laro (berenang), la vamora (untuk bekerja), dan la munana (untuk berbaring.)

6. Njerep
Njerep Bantoid adalah bahasa yang diucapkan di Nigeria. bahasa ini pernah diucapkan di Kamerun tapi tidak lagi. Sekarang yang paling umum digunakan di dekat Mambila. Saat ini, bahasa Njerep telah digantikan oleh Mambila dengan dialek berbeda seperti Ba dan Mvop. Hanya ada 4 orang yang masih berbicara Njerep menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2007. Mereka yang berbicara dengan bahasa ini sudah berusia lanjut, sehingga dalam beberapa saat bahasa ini kemungkinan besar akan punah.

7. Chemehuevi
Chemehuevi, bahasa ini digunakan oleh Ute, Colorado, Southern Paiute, Utah, Arizona utara, bagian selatan Nevada, dan di Sungai Colorado, California. Sedangkan suku Chemehuevi meskipun masih ada namun jumlah orang yang fasih berbahasa ini sulit ditemukan. Sebuah studi pada tahun 2007 menunjukkan bahwa hanya 3 orang sepenuhnya berbicara bahasa ini dan semuanya orang dewasa. Jika Anda ingin membicarakan hal-hal alam di Chemehuevi, coba kata-kata seperti kaiv (gunung), hucip (laut), mahav (pohon), dan tittvip (tanah / tanah).

8. Lemerig (Pak, Bek, Sasar, Leon, Lem)
Bahasa yang digunakan di Vanuatu, sebuah pulau yang terletak di bagian selatan Samudra Pasifik sekitar 1.000 kilometer sebelah timur Australia bagian utara, Lemerig menduduki peringkat 3. Lebih khusus, bahasa ini dituturkan di Pulau Lava Vanua. Bahasa yang hanya memiliki dua orang yang bisa berbicara lancar, menurut penelitian tahun 2008. Lemerig terdiri dari setidaknya empat dialek berbeda, yang semuanya mungkin sudah punah.

9. Kaixana (Caixana)
Kaixana adalah salah satu bahasa yang terancam punah kritis banyak yang ada saat ini. bahasa ini pernah digunakan di dekat tepi Sungai Japura, yang terletak di Brasil. Seiring waktu, pemukim Portugis mengambil alih wilayah itu. Pada satu ketika, hampir 200 orang berbicara dalam bahasa tersebut. Tapi, sebuah studi tahun 2006 menunjukkan bahwa hanya tinggal satu orang masih berbicara Kaixana, sehingga terancam kritis dan ditakdirkan untuk menjadi punah.

10. Taushiro (Pinche / Pinchi)
Taushiro, bahasa asli Peru, diucapkan di kawasan Sungai Tigre, Aucayacu Sungai, yang merupakan anak sungai Ahuaruna. Dikenal sebagai bahasa isolat, yang berarti tidak memiliki hubungan nyata dengan bahasa lain. Mereka yang berbicara bahasa ini biasanya hanya berhitung sampai sepuluh, menggunakan jari mereka. Sebagai contoh, untuk mengatakan “satu” di Taushiro, Anda akan berkata washikanto. Untuk mengatakan nomor di atas 10, Anda akan berkata “ashintu” dan menunjuk ke jari kaki Anda. Pada tahun 2008, sebuah studi yang dilakukan pada bahasa Taushiro menyimpulkan bahwa hanya satu orang yang lancar berbahsa ini. Bahasa ini telah terdaftar sebagai bahasa yang hampir punah.
Source: www.woamu.mangaku.net
>>